PERTEMUAN 11 DATA WAREHOUSE - Business Intelligence

Business Intelligence

Nama : Anak Agung Bagus Wiryadika
NIM : 1805551059
Matakuliah : Data Warehouse (A)
Dosen : I Putu Agus Eka Pratama ST.,MT.
Jurusan/Fakultas/Universitas : Teknologi Informasi/Teknik/Udayana

Definisi BI

Berikut adalah beberapa definisi BI menurut ahli

Steve Williams (2001, The Profit Impact of Business Intelligence) -> BI merupakan gabungan antara konsep, pendekatan, metodologi, dan produk (dalam bentuk software) untuk mengelola dan memanajement data perusahan menjadi informasi, guna membantu di dalam pengambilan kepututsan, peningkatan kinerja perusahaan, dan peningkatan pemasukan perusahaan, berbasiskan kepada analisa data, analisa bisnis, proses bisnis, dan tindakan nyata.

Li Niu (2009, Cognition Driven Decision Support For Business Intelligence: Models, Techniques, Systems, and Applications) -> BI merupakan sebuah konsep, proses, dan sekumpulan alur di dalma mengumnpulkan, mengekstraksi, mengelola, dan menganalisa sekumpulan data yang di kumpulkan dari berbagai sumber data (dengan bantuan data warehouse) untuk memudahkan di dalam pengambilan keputusan pada sebuah organisasi (umumnya pada perusahaan).

Selain dari pada ahli tersebut, secara umumnya, BI merupakan sebuah konsep, pendekatan, strategi, ide, pola pkir, dan paradigma di bidang tekonologi informasi, untuk mengumpulkan sebanyak mungkin informasi dari data yang tersedia untuk membantu jalannya bisnis dan proses bisnis pada organisasi dengan menyediakan dukungan untuk pengumpulan data, pembersihan data dari hal dan atribut yang tidak relevan, integrasi data, analisa data, dan berbagi data, sehingga membantu di dalam penyajian keputusan yang baik, tepat, dan berkualitas pada perusahaan, memanfaatkan teknologi yang berhubungan.

BI dan AI

BI dan AI sama sama memiliki data dan algoritma, namun keduanya juga memiliki perbedaan, BI tidak dapat berjalan tanpa adanya data, demikian punya dengan AI, namun BI tidak multak memerlkuan algoritma, sebaliknya algoritma adalah kunci utama dari sebuah AI selain data itu sendiri.

Konsep Dasar BI

  1. Data sourcing: Sumber data dari beragam lokasi, beragam format dan struktur, digudangkan ke dalam 1 tempat untuk tujuan bisnis.
  2. Data analysis: Analisa data dan hasil report menjadi dasar di dalam penentuan keputusan pada bisnis enterprise berbasis BI
  3. Situation awareness: Dasar bagi BI untuk mengetahui kondisi pasar dan kondisi bisnis yang di jalankan
  4. Risk Analysis: BI dengan data di dalamnya menjadi acuan di dalam analisa resioko pada perusahaan terkait dengan ISO 31000 (IT Risk Management)
  5. Decision support: Data pada BI membantu di dalam penentuan keputusan

Level pada BI

  1. Level Operational: Pengumpulan data dari berbagai sumber data untuk kebutuhan analisa data (OLTP ke OLAP)
  2. Level Akuisisi Data: Data yang beragam format tersebut diakuisisi ke dalam format yang sama (ELT/ETL)
  3. Level Penyimpanan Data: Data disimpan sebgai data historis dengan bentuk data multi dimensi. (Multi Dimentional Data Base Management)
  4. Level Analisa Data: Peran BI di dalam bisnis pada analisa data → OLAP dan slicing data pada data multi dimensi.

Manajemen dan Metadata Management pada BI

  1. Perancangan dari sistem dan aplikasi untuk Business Intelligence. Meliputi : sistem dari Business Intelligence secara keseluruhan hingga aplikasi Business Intelligence Tool (BI Tool) yang digunakan.
  2. Pengembangan dari Business Intelligence untuk kebutuhan-kebutuhan pengguna (organisasi) di masa depan: pengambilan keputusan, analisa data, dsb.
  3. Pengujian pada Business Intelligence untuk dapat mengetahui sejauh mana Business Intelligence dapat memenuhi kebutuhan organisasi di dalam memperoleh data dan informasi terpercaya dan berkualitas, yang diperlukan untuk tujuan – tujuan vital organisasi mereka.
  4. Penyebaran data dan informasi yang disajikan oleh Business Intelligence dan Business Intelligence Tool kepada pengguna melalui Dashboard.
  5. Pemanfaatan dari Business Intelligence sesuai dengan kebutuhan organisasi bersangkutan.

Contoh BI

  1. Executive Information System (EIS): Khusus untuk kalangan eksekutif sebagai pengguna tingkat atas, untuk memperoleh informasi dalam tujuan bisnis (penentuan keputusan, strategi).
  2. Business Acitivity Monitoring (BAM): Semua proses produksi, hingga komunikasi antar device yang digunakan, dicatat dan diolah oleh sistem ini.
  3. Decision Support System (DSS): Penentuan keputusan berbasis data.
  4. Management Information System (MIS): Manejemen, penyajian informasi secara tepat dan pengguna yang tepat.
  5. Geographic Information System (GIS): Spasial data untuk memudahkan di dalam penentuan dan pengetahuan lokasi geografis, yang banyak diterapkan pada sistem transaksi elektronik (misalkan : ecommerce, marketplace, social media CRM).

Jenis dari BI Tool

  1. Software/modul: dalam bentuk perangkat lunak komputer atau aplikasi, baik sendiri maupun menjadi sebuah modul
  2. Hardware: dalam bentuk perangkat keras yang membantu secara fisik, seperti komputer
  3. System: Gabungan dari hardware dan software, dalam hal ini perangkat keras dilengkapi dengan aplikasi dan sistem operasi sebagai sebuah kesatuan yang siap pakai.
Pentaho adalah merupakan salah satu contoh dari BI Tool



Referensi

I Putu Agus Eka Pratama. Handbook Data Warehouse. Penerbit Informatika.
Bandung. 2017

Comments